15 November 2020
Hari pertamaku melangkahkan kaki untuk pergi dari kampung halaman. Perjalanan pertama yang masih diselimuti dengan kekhawatiran orang tua karena keadaan negara ini masih dipenuhi dengan virus covid-19. Ku awali perjalanan dengan pesawat "AirAsia" rute KNO-CGK (Medan - Jakarta). Sebelum keberangkatan ada hal yang paling berkesan untukku.
Keberangkatan kali ini di antar oleh keluarga besar ke bandara, sebelum ke Bandara kami singgah sebentar di Pondok Tengah Kuala Namu untuk makan siang sambil melihat pesawat take off dan landing di jalur penerbangan. Setelah selesai makan siang, kami turun dan lanjut ke bandara. Dan Na'asnya sendalku hilang. Di cari sampai kebawah dan dekat kolam namun hasilnya nihil dan aku nyeker donk sampai Bandara. Syukurnya Ada Indomaret dan yang tersedia sendal swallow berwarna hijau. "Ya gak apalah dari pada nyeker sampai Jakarta"
Jadwal keberangkatan jam 17.05 dan tiba di Jakarta 19.15. Selama di pesawat setelah sejam perjalanan kami mengalami turbulensi yang lumayan menakutkan bagiku (haha). Dan setibanya di bandara di jemput oleh abangnda tercinta.
Minggu malam di Jakarta, dengan gedung yang tinggi dan di hiasi lampu yang megah jadi pemandangan yang indah selama perjalanan dari Bandara Soe-ta ke Jatinegara. Maklum selama di Medan kalau malam jarang kekota jadi agak norak. Dan kami makan malam di Bakmie Goreng Pangsit "eits ini halal loh ya".
16 November 2020
Ini jadi pengalaman paling pertama aku naik kereta api yang jaraknya lumayan jauh dan itu sendiri. Ya aku naik dari Stasiun Gambir dan berhenti di Stasiun Tugu Yogyakarta. Berangkat dari kosan abang jam 5 pagi dan di Jakarta udah terang mataharinya. Diantar ke stasiun Gambir dan kemudian pamitan deh.
Prosedur protokol kesehatan yang ketat di berlakukan di Stasiun ini. Adapun Prosedurnya :
1. Menunggu di ruang tunggu sampai nama kereta dan tujuannya di persilahkan untuk boarding. dan kebetulan aku naik Dwi Pangga.
2. Setelah diumumkan untuk naik boarding, aku menuju pintu boading.
3. Cek suhu tubuh dengan thermo gum yang canggih tinggal selfie di depan kamera yang tersedia.
4. Validasi surat rapid di pintu boarding oleh petugas KAI.
5. Scan tiket dan diberi Face Sheild.
6. Naik kelantai 3 melalui lift dan menunggu di jalur 3.
Sampai di atas aku speachless karena langsung natap Monas dan kubah Istiqlal. Sambil ngucap dalam hati nanti aku ke sini lagi ya.
Komentar
Posting Komentar